Jumat, 22 Juni 2012

Harga Karet


Harga Karet Anjlok, Petani Resah
SEMENDAWAI – turunnya harga jual karet sebulan terakhir membuat petani karet maupun buruh sadap di Semendawai Timur menjadi resah. Karena perkebunan karet merupakan penghasilan utama mereka untuk menopang kehidupan mereka sehari-hari. “beberapa bula sebelumnya harga jual getah mencapai Rp 15 ribu perkilo, tapi sebulan belakangan ini harga jual getah karet turun menjadi Rp10.500,” ujar rohman (32), beruh sadap getah karet warga Desa Tulung Harapan. Murahnya harga karet membuat buruh sadap harus memutar otaknya untuk mengatur keuangan hasil menjual getah karet. Apalagi mereka rata-rata mempunyai tanggungan kridit montor setiap bulanya yang harus dibayar. Kami bingung mengatur keuangan kalau getah karet harganya murah, ujar Rohman.
Wiyono (45), warga Desa Taraman mengatakan, meskipun dia pemilik kebun karet sendiri, namun masih berpengaruh terhadap keuangan keluarga. Karena pemasukan yang bisa diterima menurun dari biasanya.
“kalau terus begini bahaya juga untuk keuangan keluarga, apalagi kebutuhan kami juga banyak, karena anak-anak masih pada kuliah jelasnya. Warga berharap, harga jual getah karet segara kembali normal, sehingga perekonomian bisa stabil. Mudah-mudahan harga Rp10.500 hanya sementara saja dan bulan depan mulai stabil lagi, pungkasanya. (selasa, 12 juni 2012)




Di Semandawai Timur Harga Karet Rp10.500
SEMANDAWAI-Harga jual getah karet dikecamatan Semandawai Timur kembali turun. Dua pekan sebelumnya harga jual Rp10.500 perkilo dan kini turun menjadi Rp 9600 per kilo.
Turunnya harga jual karet membuat para petani karet maupun buruh sadap semaki resah. Karena perkebunan karet merupakan penghasilan utama mereka untuk menopang kehidupan mereka sehari-hari.
Wagino (46), warga Desa Karang Mulya mengatakan, dengan harga jual hanya Rp 9600 per kilo untuk membuat pemasukannya menjadi berkurang. Secara otomatis keuangan keluarganya juga menjdi tidak setabil.
“terpaksa kami menekan pengeluaran keuangan keluarga supaya kami tidak bisa membayar hutang kreditan montor dan hutang-hutang diwarung, ujar wagino.
Warga berharap, harga jual getah karet segera kembali normal, sehingga perekonomian keluarga mereka juga bisa stabil lagi. Sebab kabutuhan merka saat ini sudah disesuaikan dengan penjualan getah karet harga Rp 15 ribu perkilonya.
“kami hanya bisa berdoa supaya harga jual getah karet normal lagi, karena kalau terus turun bisa-bisa kreditan montor kami bisa ditarik oleh daeler montor,” tuka s wgino. (senin, 18 juni 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar