KAYUAGAUNG - Sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) diwilayah Kabupaten OKI dari Pematang Panggang (PP) hingga Blok A, B, C, D, E, F, G, H dan I Desa Suryadi, rumah penduduk sepi dan terkunci rapat.
Berdasarkan informasi yang himpun Sripoku.com, Senin (18/6/2012), warga ternyata lebih memilih mengungsi di rumah tetangga yang letaknya agak jauh.
KAYUAGUNG – Rumah kediaman Tukimin (49), warga Blok C Desa Suryadi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI, menjadi sasaran pemuda Pematang Panggang saat peristiwa bentrok yang terjadi Minggu (17/6/2012) kemarin.
Akibatnya, Tukimin mengalami kerugian jutaan rupiah. Selain itu, kendaraan pick up miliknya juga dirusak.
“Untung saja saya dan anak saya laki-laki itu, tidak ada di rumah. Di rumah hanya ada anak perempuan saya. Kalau saja kami ada di rumah apa jadinya,” kata Tukimin, Senin (18/6/2012) seraya menunjukan pecahan kaca rumahnya.
Yang dirusak tidak hanya kaca rumah, namun seisi dalam rumah diobrak-abrik oleh sekelompok pemuda Pematang Panggang yang membabi buta saat itu. Tak hayal harta benda Tukimin berhamburan.
“Kami sekeluarga masih trauma Pak, dan kami lebih baik mengungsi ke rumah sanak keluarga lainnya yang jauh dari Jalan Lintas,” ucap Tukimin.
Ia berharap pihak kepolisian dan pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan yang menimpa keluarganya saat ini. (senin 18 juni 2012)
Perkumpulan Setia Hati Berjaga di Pematang Panggang
KAYUAGUNG - Pasca dua kelompok pemuda bentrok, yakni antara pemuda Pematang Panggang dengan perkumpulan pencak silat Setia Hati (SH), membuat warga dari kelompok Setia Hati bersiaga.
Mereka membawa kelengkapan yang terdiri dari berbagai macam senjata dan bersiaga di Simpang Desa Dabuk Rejo Jalan Lintas Timur (Jalintim) OKI. Mereka juga datang ke Desa Pematang Panggang. Namun disana tidak ada satu orang pun yang keluar dari rumah dan pintu rumah warga terkunci rapat.
Berdasarkan pantauan Sripoku.com, Senin (18/6/2012), kerabat dan perkumpulan Setia Hati sejak malam hingga pagi dan sore hari ini berjaga di persimpangan jalan. Ada juga yang sudah memasuki lokasi desa Pematang Panggang.
Demikian juga dengan polisi berjaga ditempat tersebut. Anggota polisi yang dikomandoi Kapolres OKI AKBP Agus F SH SIk berada di tengah-tengah kedua belah pihak.
“Kita tetap berjaga dan berharap semua ini tak terjadi,” kata Kapolres OKI AKBP Agus yang mengenakan pakaian dinas kepolisian.
Massa Menarik Diri dari Desa Pematang Panggang
KAYUAGUNG – Massa yang tercatat dari perkumpulan Pencak Silat Setia Hati yang sejak pagi hingga siang hari menduduki Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), akhirnya meninggalkan Desa Pematang Panggang, Senin (18/6/2012). Sebelumnya mereka mendatangi desa tersebut dengan kendaraan sepeda motor dan bersenjata tajam dari berbagai jenis.
Perkumpulan tersebut meninggal desa sekitar pukul 14.45 yang sebelumnya mereka berkumpul di Blok C Desa Suryadi, tepatnya di lapangan sepak bola.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sripoku.com, Senin (18/6/2012), perkumpulan tadi itu menarik diri atas instruksi Kapolres OKI AKBP Agus F SH, SIk.
“Mereka tidak pulang dan masih berkumpul di lapangan sepak bola Blok C. Namun, pihak kepolisian tetap berjaga-jaga demi keamanan kedua belah pihak,” kata AKBP Agus.
_persis_didepan_pasar_Gajah_BLok_D_Desa_Suryadi_sepi_dan_aktivitas_toko_dan_pedagang_tutup._.jpg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar